Selasa, 14 Januari 2014

Tugas ekonomi koperasi # "Tugas 2"

Ekonomi Koperasi # Tugas 2 
Nama Kelompok : 
  1. Sarah Fauziah Zanuar (16212836)
  2. Rendi Khairul Aditama (16212119)
  3. Garnisa Oktaviana (13212098)
  4. Subhan Winandi (17212159)
  5. Debby Kurniawan (11212754)
Kelas : 2EA23


ANGGARAN DASAR dan ANGGARAN RUMAH TANGGA
KOPERASI SYARIAH “SYARIKAT MADANI DEPOK”

BAB I
NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN
Pasal 1

(1) Badan usaha ini bernama Koperasi Syariah “Syarikat Madani Depok”
dengan nama singkat dalam Anggaran Dasar disebut Kopsyah (Koperasi
Syariah) “SMD”.
(2) Kopsyah SMD berkedudukan di Jl. Margonda Raya No. 241 Depok, Jawa
Barat.
(3) Kopsyah SMD dapat membuka cabang / perwakilan di dalam maupun di luar
negeri sesuai keputusan rapat anggota.

BAB II
VISI DAN MISI

Pasal 2
(1) Visi Koperasi Syariah SMD adalah :
”Menjadikan Koperasi syariah Sebagai Pilar Pembangunan Ekonomi Umat”
(2) Misi Koperasi Syariah SMD adalah
a. Meningkatkan pendapatan anggota khususnya dan masyarakat pada
umumnya.
b. Mensejahterakan anggota khususnya dan mayarakat luas pada
umumnya.
c. Membentuk stabilitas ketahanan pangan masyarakat luas melalui
perluasan swa sembada pangan yang kokoh dan berkelanjutan.
d. Membangun kesadaran masyarakat akan kehidupan bergotong royong
dalam melakukan aktivitas usahanya.
e. Menciptakan pengusaha-pengusaha muslim yang tangguh dilingkungan
masyarakat bebas.

BAB III
LANDASAN DASAR DAN PRINSIP KOPERASI

Pasal 3

(1) Koperasi Syariah SMD berlandaskan Syari’at Islam yang merujuk kepada Al
Qur’an dan Sunnah Rosulullah SAW.
(2) Koperasi Syariah SMD berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
(3) Koperasi Syariah SMD berdasarkan Azas kekeluargaan sesuai UU No.25
Tahun 1992 tentang perkoperasian

Pasal 4

(1) Koperasi Syariah SMD melakukan kegiatannya berdasarkan prinsip-prinsip :
a. Keanggotaan bersifat Sukarela dan Terbuka.
b. Pengelolaan dilakukan secara demokratis.
c. Pembagian SHU dilakukan secara Adil sebanding dengan besarnya jasa
Usaha masing-masing anggota
d. Kemandirian.
(2) Dalam mengembangkan Koperasi Syariah SMD, dilaksanakan pula prinsipprinsip
:
a. Pendidikan Koperasi Syariah.
b. Kerjasama antar Koperasi Syariah dan industri pemerintah dan swasta.

BAB IV
FUNGSI DAN PERAN

Pasal 5

(1) Membangun, mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota
khususnya dan masyarakat pada umumnya. Serta meningkatkan
kesejahteraan sosial.
(2) Berperan secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan
anggota dan masyarakat muslim pada umumnya.
(3) Memperkokoh dan menjaga berkelanjutan perekonomian anggota dan
masyarakat muslim melalui kegiatan ekonomi berlandaskan Syari’at Islam.

BAB V
TUJUAN SERTA USAHA KOPERASI SYARIAH
“SYARIKAT MADANI DEPOK”

Pasal 6

(1) Koperasi Syariah SMD bertujuan memajukan kesejahteraan anggota
khususnya dan masyarakat muslim pada umumnya serta ikut membangun
tatanan perekenomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang
maju, adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Pasal 7

(2) Untuk mencapai tujuan tersebut maka Koperasi Syariah SMD
menyelenggarakan usaha-usaha sebagai berikut :
a. Menggiatkan anggota untuk menyimpan/menabung pada koperasi secara
teratur dan sampai batas tertentu
b. Menjalankan usaha property, arsitektur, teknologi informasi, advertising,
digital printing, dan rumah makan.
c. Menjalankan usaha perdagangan umum besar dan eceren (retail)
d. Menjalankan usaha Jasa penyediaan tenaga kerja, angkutan karyawan,
angkutan sekolah dan angkutan barang.
e. Menyelenggarkan pembiayaan kepada anggota sesuai prisip syariah.
f. Turut aktif berusaha yang berkaitan dengan program pemerintah.
g. Menyelenggarakan kerjasama/kemitraan usaha dengan pihak ketiga,
industri pemerintah dan swasta

Jumat, 25 Oktober 2013

Tahap pendirian koperasi


                                    Tahap Pendirian Koperasi

 Tahap pendirian koperasi adalah Kelompok masyarakat yang mempunyai kepentingan ekonomi dan usaha yang sama hal ini merupakan langkah awal  terbentuknya suatu koperasi.  Masyarakat yang seperti itulah yang akan sadar bahwa pentingnya koperasi dalam membantu  perekonomian  mereka .

Secara rinci tahap pendirian koperasi ialah sebagai berikut  :

1.      Dua orang atau lebih bisa menghubungi  kantor koperasi diatas tingkatannya  umunya kantor koperasi tingkat II (kabupaten ) untuk mendapatkan suatu penjelasan awal tata cara pendirian koperasi yang baik dan benar
2.      Prakarsa harus mengajukan proposal tetntang potensi anggota dan potensi di daerah masyarakat tersebut
3.       Atas permohanan nomor 2 pejabat koperasi akan memberikan penyuluhan yang antara lain tentang tata cara pembetukan  koperasi secara baik dan benar
4.       Rapat dan penyuluhan koperasi di harapkan dapat di hadiri oleh semua calon anggota koperasi dan rapat ini di pimpin oleh pemarkasa uang dan akan di damping oleh koperasi yang satu tingkat lebih dari koperasi yang ia dirikan
5.       Sejak rapat anggota tersebut anggota koperasi telah dapat menjalankan aktivitas usahanya
6.       Pengurus koperasi  di wajibkan mengajukan permohonan pengesahaan hukum ke kantor dinas koperasi setempat
7.       Pejabat suku dinas setempat melakuakan verifikasi & penelitian atas kebenaran data yang di ajukan oleh pengurus koperasi yang telah bersangkutan
8.       Untuk koperasi primer / sekunder yang wilayahnya operasinya lebih dari 2 daerah tingkat maka kantor koperasi tingkat 2 menyerahkan ke koperasi tingkat 1
9.       Selanjutnya bila data yang di sampaikan telah sesuai dengan  ketentuan – ketentuan perundangan yang berlaku maka akta badan hukum tersebut di sampaikan kepada  pejabat suku dinas yang terkait.

  Dan ada lagi tahap – tahapan pendirian koperas sebagai berikut :

1. Tahap awal pendirian koperasi
  1. Ada kelompok orang-orang yang mempunyai kepentingan yang sama
  2. Memiliki suatu tujuan yang sama untuk memperoleh kemudahan dalam usaha dan meningkatkan kesejateraan umum
  3. Ada calon anggota sekurang-kurangnya 20 orang yang berada dalam wilayah kerja yang tidak terlalu jauh antara satu anggota dengan anggota lainya
  4. Adanya seorang tokoh yang mampu menjadi pelopor pendirian koperasi





2. Tahap persiapan pendirian koperasi
  1. Ada prakasa/tokoh dan pelopor pendiri koperasi dan keinginan yang kuat dari masyarakat calon anggota yang direalisasikan dalam bentuk panitia pembentukan pendiri koperasi
  2. Mempersiapkan konsep dasar anggaran dasar koperasi, contoh konsep anggaran dasar dapat diminta dari departemen koperasi di daerah setempat.
  3. Setelah bahan-bahan dipersiapkan, panitia pendirian koperasi mengundang calon anggota sekelompok orangnya sekurang kurangnya 20 orang, para penjabat pemerintah setempat dan kepala kantor koperasi setempat. Dalam undangan tersebut sudah ditentukan tempat, waktu rapat, dan susunan acara rapat.

3. Pelaksanaan Rapat Pendirian Koperasi
Dalam pelaksanaan rapat pendirian koperasi, minimal harus membahas agenda sebagai berikut.
  1. Latar belakang pendirian koperasi
  2. Maksud dan tujuan pendirian koperasi
  3. Meminta persetujuan pendirian koperasi kepada peserta rapat
  4. Perumusan dan penjelasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Koperasi. Dalam anggaran dasar sekurang kurangnya membuat hal-hal, seperti daftar nama pendiri, nama dan tempat kedudukan, maksud dan tujuan bidang usaha, ketentuan menganai keanggotaan, rapat anggota, pengelolaan, permodalan, jangka waktu berdirinya, pembagian sisa hasil usaha, dan mengenai sanksi-sanksi.
  5. Penetapan orang-orang yang menandatangani akta pendirian koperasi
  6. Pemilihan dan pengangkatan pengurus dan pengawas koperasi

Rabu, 12 Juni 2013

Tugas Bahasa Ingrris2"Softskill" (activity levels in view of the job worker and manager)


JOBS CONDITIONSWORKER'S RATINGMANAGER'S RATING
full appreciations for work donediciplinedicipline
feeling 'in' on thingsgood working conditionsmanagemen loyalty to workers
sympathetic understanding of personal problemsgood wagesfull appreciations for work done
job securityfeeling 'in' on thingspromotion & growth with company
good wagesjob securitysympathetic understanding of personal problems
interesting workInteresting workfeeling 'in' on things
promotion & growth with companyfull apreciations for work doneinteresting work
managemen loyalty to workerspromotion & growth with companygood working conditions
good working conditionsmanagemen loyalty to workersjob security
diciplinesympathetic understanding of personal problemsgood wages

Tugas Tulisan Bahasa Ingrris2"Softskill" (Profile-profile foreign banks in Indonesia)

Citibank :
Citibank, NA, Indonesia Branch ("Citibank") is a branch of Citibank, NA Headquartered in New York, U.S.A. Citigroup Inc. ("Citigroup") fully owns Citibank, NA

We first present in Indonesia in 1918 through its predecessor company, The International Banking Corporation in Batavia and Surabaya. Although the branch was closed in the 1920s, Citibank is back in Jakarta in 1968 and offers a range of banking services.

HSBC Bank :
As a pioneer of modern banking in various regions in Asia, HSBC has a long recorded history in Indonesia, where for more than 123 years HSBC has been serving customers who want to develop trade and investment opportunities. HSBC (formerly known as The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited) opened its first Indonesian office in Jakarta (then Batavia) in 1884 to serve the sugar commodity trading is very important. With the development of business activities, in 1896 HSBC opened a branch office in Surabaya, the second largest city in Indonesia, which is also an important port in the sugar trade. Historical records show that since about the year 1878, HSBC has opened a representative at Semarang, which is an important port to three in Java, which has developed into a full branch in 1994

Deutsche Bank:

Deutsche Bank pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 1969 dan memiliki 300 staf profesional di dua cabang, Jakarta dan Surabaya. Deutsche Bank faces up to both the continuities and the interruptions in its history. The bank chronicles its history and makes it subject of independent research, public debate and publications.

The Historical Institute of Deutsche Bank performs the closely allied functions of researching the history of the bank and looking after its historically important collections of source material. The Historical Institute takes a critical look at Deutsche Bank's history, through its own research as well as research under­taken by independent scholars. Since 1961, the bank has maintained its own historical archive, and all material from the pre-1945 era is publicly accessible. Since 1988, one of the focal points of the Historical Institute's research has been on the National Socialist period. A general summary of the history of the bank during the years 1933-1945 written by Harold James.


Kamis, 02 Mei 2013

Tugas artikel ekonomi softskill "bahasa inggris2"


PAPERS AND INFORMATION SYSTEMS BUSINESS STRATEGY

This paper focuses on Information Systems and Business Strategy.
INFORMATION SYSTEMS AND BUSINESS STRATEGY
Strategic information systems, computer systems that are used to change the target level of the organization, operations, products, services, or environmental relationships to help organizations achieve competitive advantage.
Decision of the company's business strategy depends on:

Products and services company dhasilkan
Industry where firms compete
Competitors, suppliers, and customers of the company
Long-term goals of the company

Business level strategy: Value Chain Model
The most common strategy for this level is:

be producing products with low production costs
differentiate products and services
change the scope of the competition either by expanding the market to the global market and to narrow the market.

Value chain model, a model which addresses the primary and support activities that add value to products and services in which the company is best applied information systems to gain a competitive advantage.
Yaituaktivitas primary activity is directly associated with the production and distribution of the company's products or services. While supporting activity is an activity that allows the execution of the primary activity. Consists of organizational infrastructure, human resources, technology, and procurement.
Web refers to the value of customer-controlled network of the company that use information technology to coordinate its value chain in order to collectively produce products or services to market.

Products and Services Information System
Systems that create product differentiation:

Companies can use IT to develop different products.
Creating brand loyalty by developing new and unique products and services
Products and services not easily duplicated by competitors. For example, Dell Corporation.

System that supports Niche Markets
Intensive analysis using customer data to support new ways of contacting and serving customers that allows to develop new niche markets for specific products or services. For example, frequent guest program Wyndam Hotel

Supply Chain Management and Efficient Customer Response System
The system connects to the corporate value chain value chain of suppliers and consumers. System that directly connects back to the distributor of consumer behavior, production, and supply chain. Example: Wal-Mart purchasing directly connect customers to the suppliers almost immediately. suppliers work to ensure the product is delivered to the store to replace the product purchased.

IT at the organizational level is used to avoid the shift of consumers to other suppliers and bind them to the company. Replacement cost is the cost incurred by the customer or the company for the time and resources are wasted when switching from one supplier or system to system supplier or competitor. For example, Baxter International.

Tugas percakapan softskill "bahasa inggris2"


In a company there are an employee named Tomi, Tomi want to submit resignation to her boss to her three times.
but fortunately his boss did not allow him to resign from the company. Her boss a precondition to Tom before he resigned from the company. Tomi one morning to see it named Hans in his room.

Tomi: good morning sir Hans
Hans: yes good morning, what you see me in the morning like this?
Tomi: I want to talk about something to father
Hans: You want to talk about what to me?
Tomi: already the third time I would like to submit my resignation pack
Hans: ohh, sorry about that my resignation can not meet her before you complete the task of my
Tomi: what kind of job you want to give to me?
Hans: I want you to improve your performance over the past two weeks, and give something that is best at this company
Tomi: When I was able to meet this requirement may I do the resignation of the company?
Hans: Well if you can meet all of my requirements you may submit resignation from this company
Tomi: Okay sir I will do it in earnest
Hans: let me wait for the results later
Tomi: yes sir, thank you
Hans: yes is equally

Kamis, 18 April 2013

Tugas Pengantar Manajemen 2


Pak Dwi adalah salah satu seorang pedangang mie ayam keliling yang selalu berjualan di sekitar komplek perumahan Griya timur Indah setiap siang dan sore hari. Pak Dwi memupunyai keinginan dan kegigihan yang besar dalam berjualan mie ayam,karena hasil dari penjualan mie ayam di pakai untung menafkahi keluarganya,dan juga untuk biaya anak-anak nya sekolah. Pak Dwi hanya lulusan SD (sekolah Dasar) saja oleh karena itu dia berdagang mie ayam,karena hanya dengan mengandalkan ijasah SD saja sangat sulit untuk mencari pekerjaan yang layak.
          Pak Dwi berjualan mie ayam lantaran kesulitan dalam mencari pekerjaan. Dia tidak mau hanya berdiam diri saja dan tidak melakukan apa-apa. Karena tekad nya yang kuat untuk menghidupi dan membiayai anak-anak nya untuk sekolah maka pak Dwi berusaha untuk menjadi tukang Mie ayam. Dan pada akhirnya dia bisa mewujudkan tekad nya itu. Pak Dwi sebagai tukang mie ayam juga mempunyai misi dan visi dalam berjualanya:
Visi:
1.Pak Dwi bertekad untuk mempunyai tempat usaha sendiri untuk daganganya
2.Menjadi penjual mie ayam
                 yang terkenal di Bekasi,dan menjadi penjual yang jujur

Misi:
1.membuat kreasi baru dalam perdagangan mie ayam
2.menjadi pengusaha mie ayam yang baik dan juga jujur
3.Menjaga cita rasa dagangan mie ayam nya dalam memenuhi kepuasa konsumen
4.menjaga kebersihan tempat maupun kualitas daganganya

Keputusan-keputusan:
  1. 1.      Pak gusan memilih jenis usaha yang benar karena pak gusan hanya lulusan SD saja, dan untungnya pak gusan memilii keahlian dalam membuat bakso
  2. 2.      Pak gusan memilih lokasi yang benar karena dia berjualan dilingkungan komplek yang ramai